Monday, August 25, 2008

SURAT /PROPOSAL PENAWARAN

TANYA:

Kepada yth,
Bapak Purwanto
Di tempat

Saya telah membaca blog Bapak yang isinya mengenai bidang promosi. Dan saya ingin memohon sedikit masukan dari Bapak mengenai cara promosi yang baik, karena saya yakin Bapak telah berpengalaman di bidang promosi ini.

Saya baru memulai usaha kecil2an sebagai supplier pakaian seragam/promosi, cara kerja saya yaitu dgn menelepon ke perusahaan2 utk membuat janji pertemuan ataupun utk mengetahui nama staff atau bagian yg bertanggung jawab dlm masalah pengadaan pakaian, kemudian saya mengirimkan proposal penawaran ke perusahaan2 tersebut.

Yang ingin saya tanyakan ke Bapak, sebaiknya saya harus menuliskan daftar harga atau tidak ya di proposal itu? Sebab saya ingin proposal itu jg sekaligus sebagai brosur. Yang saya perhatikan di jaman sekarang ini, banyak konsumen (termasuk saya sendiri) enggan / malas membaca brosur2 yg tdk mencantumkan harga di dalamnya, karena yang terpenting itu adalah masalah harga. Mungkin Bapak juga sependapat dengan hal itu.

Nah, masalahnya yaitu pakaian promosi/seragam itu kan tergantung drpd jumlah quantity dan modelnya Pak.

Saya mohon sedikit masukan dari Bapak Purwanto mengenai masalah tersebut, dan TERIMA KASIH atas waktu dan perhatian Bapak.

Salam kenal,

Andy Widjaya

JAWAB :

Terima kasih sudah membaca blog saya. Kali ini kita membahas topic tentang surat/proposal penawaran yang biasa dibuat oleh sebuah perusahaan untuk bisa masuk ke perusahaan lainnya.

Sebenarnya Bapak tidak perlu pusing apakah harga yang bapak tawarkan perlu dimasukkan atau tidak. Dua-duanya boleh-boleh saja. Memang benar kata Bapak bahwa yang menjadi masalah penting tentu ujung-ujungnya adalah harga. Kalau Bapak yakin hasil produksi dari Bapak lebih bagus dengan harga yang murah, maka tak perlu takut untuk memasukkan harga yang bersaing tersebut. Tambahkanlah dalam proposal Bapak keterangan mengenai minimal order agar bisa mendapatkan harga yang ekonomis tersebut. Tambahkan juga keterangan tulisan sebagai berikut:

“Harga dapat berubah sewaktu-waktu, maka hubungi kami segera!!! Kesempatan hanya untuk saat ini saja!!!”

Sehingga dengan demikian orang yang membaca akan memaklumi kalau Mereka menghubungi Bapak diwaktu yang cukup jauh/lama dari tanggal yang tertera disurat maka harga yang Mereka dapat belum tentu sama. Begitu juga kalau order mereka dibawah jumlah minimum pemesanan, maka harga tersebut tidak berlaku.

Demikian dari saya semoga bermanfaat dan usaha Bapak Andy juga semakin sukses.


Salam kenal juga;

PURWANTO

3 comments:

Junjungan Mula said...

salam sejahtera pa...

saya punya usaha di bidang konveksi, sekarang saya hendak mengembangkan usaha saya dengan berpromosi secara online..namun saya masih bingung cara berpromosi yang efektif dan efisien..mungkin bapak bisa membantu saya memberi saran.

Saat ini saya sudah mempunyai blogspot, mohon masukan bapak atas blogspot sya.. www.abadicreasindo.blogspot.com

Saran dari bapak sangat saya harapkan..terimakasih

purwanto89 said...

Terimakasih atas kunjungannya. Saya sudah melihat sekilas ke Blog anda...
saya rasa Anda sudah cukup banyak meng-expose tentang usaha bapak di blog tersebut. Kalau saya bisa perkirakan (mohon maaf kalau saya salah prediksi) jenis usaha bapak hanya menerima order dari luar lalu memproduksinya. Jadi secara umum usaha bapak adalah "pabrik sablon" kaos. Bagaimana kalau kita ubah konsepnya menjadi "produsen kaos". Jadi bapak memproduksi sendiri disain kaos-kaos yang unik baik gambar maupun bentuknya, lalu bapak menawarkan langsung ke toko pakaian/distro yang banyak bertebaran di bandung. Tentu bapak akan sedikit lebih repot, tetapi saya rasa itu cara yg baik untuk menembus pasar. Kalau menembus marketnya sulit, tawarkan dengan sistem konsinyasi. Jadi barang bapak titipkan saja pada beberapa distro/toko, nanti sebulan sekali stok opname dan mengambil uang dari barang yang terjual. Semakin banyak anda bekerja sama dg distro/toko, maka semakin cepat pula perputaran penjualannya.
mungkin itu saja dulu dari saya.
Semoga Sukses

Alfatah malik ibrahim hidayatullah said...

selamat malam
Saya baru memulai usaha menawarkan jasa pembuatan seragam dan yang lainnya ke instansi dan sekolahan,yang mau saya tanya,dalam membuat proposal penawaran kerja sama,apakah perlu di cantumkan harga atau perkiraan biaya?dan itu di cantumkan dalam lampiran atau dalam isi proposalnya,dan harga yang kita cantumkan memakai harga penawaran atau harga fix yang tidak dapat di tawar lagi
Mohon bantuannya karena saya buta sama sekali dalam bidang ini,terima kasih atas perhatiannya,jika bapak berkenan mohon balasannya ke email saya alfatah.fahmi@gmail.com