Monday, July 12, 2010

Usaha Pembuatan Tas Khusus Untuk Motor



TANYA:
Hi Pak Purwanto,
Saya baru ketemu blog bapak nih.. menarik sekali membacanya.. kebetulan nama bapak sama dengan nama suami saya.
Dan saya punya permasalahan dengan usaha suami saya. Suami saya punya usaha pembuatan tas khusus untuk motor. Saya lampirkan beberapa gambarnya.
Menurut saya sebenarnya produknya sangat bagus, unik, inovatif, dari sisi kualitas juga sangat baik, bahannya impor. Tapi penjualannya slow nih. Sudah beberapa bentuk promosi yang kami lakukan, ikut bazar otobursa di senayan, buat web http://kreatorz2010.blogspot.com; ikut bazar ultah motor2, sebarin brosur di bazar, sebarin produk di milis2 yg saya ikutin, beberapa kali produk kami pernah diulas di majalah/tabloid motor. Promosi bentuk apa yang masih harus saya lakukan ya pak? Ini mendesak nih pak, karena berhubungan dengan isi perut para pegawai..
Terima kasih sebelumnya pak.
Lucia

JAWAB:
Halo Bu Lucia,
Terima kasih telah mengunjungi Blog Saya.
Setelah saya melihat-lihat produk yang suami anda produksi, saya melihat bahwa produk tersebut termasuk kategori untuk para Hobies atau Safety Rider. Pasar yang dituju adalah para penggila sepeda motor, utamanya yang suka Touring. Atau mereka yang memang dalam tugasnya memerlukan sekali keselamatan berkendara. Karena kalau hanya pemakai motor sehari-hari saja tentu akan ”ogah” merogoh koceknya lebih dalam untuk menggunakan produk tersebut. Untuk pengendara motor harian (pengendara motor pada umumnya) akan lebih suka yang praktis. Jadi memang akan sulit untuk menembus pasar umum pengendara motor. Tapi bukan tidak mungkin produk suami ibu bisa diserap pasar. Saya rasa ibu & suami hanya perlu focus saja pada ”ceruk-ceruk pasar yang sempit”.
Dalam melakukan promosi juga jangan ”asal exsis”. Jangan terlalu ”Jor-joran” atau berlebihan. Sayangkan budgetnya jadi terbuang percuma? Mendingan anggarannya digunakan untuk hal yang lain. Menurut pengalaman saya kalau produknya sangat spesifik seperti produk yang suami ibu punya, harusnya lebih banyak melakukan penetrasi langsung ke pasar yang dituju. Jangan terlalu banyak mengalokasikan dana di Promosi.!
Titipkan sampel-sampel produk tersebut di toko-toko asesories/hobies motor yang sangat banyak sekali di Jakarta ini. Berikan margin keuntungan yang lumanyan kepada pemilik tokonya. Jadi daripada budgetnya habis untuk promosi yang tidak karuan, mendingan uangnya untuk komisi penjualan saja. Pemilik toko biasanya akan merasa senang kalau dititipi barang dagangan dengan bagi hasil yang baik. Dengan cara tersebut tentu produk ibu seperti selalu mengikuti pameran asesories otomotif setiap saat tapi tidak perlu bayar sewa stand yang mahal.
Jangan lupa juga untuk melakukan kerjasama dengan Dealer-dealer Sepeda motor yang kelihatannya sangat ramai pelanggannya. Setahu saya setiap orang yang membeli sepeda motor baru akan mendapat paket tambahan berupa Jaket & helm standar, bahkan beberapa dealer malah menambahi dengan jas hujan atau sarung tangan. Coba jajaki kemungkinan joint promosi dengan merubah paket tersebut. Tawarkan kepada pembeli motor baru dengan cukup menambah uang muka Rp. 100.000,- misalnya, maka paket tersebut akan berubah menjadi paket ”ISTIMEWA” berupa jaket atau tas ”EXCLUSIVE” produksi suami ibu.
Masuklah juga ke kelompok pengendara motor Besar. Kelompok ini biasanya tidak sensitive terhadap Harga. Kalau menurut mereka produk Anda bagus, Gaya , nyaman & aman untuk berkendara, maka mereka akan membayarnya meskipun mahal. Buatlah Disain Seragam Khusus/spesial untuk mereka yang tidak dijual di pasar lainya (Tailor Made), karena biasanya mereka tidak mau disamakan dengan klub motor lainnya.
Jadi supaya Survive, mulai sekarang perbanyaklah ber-gerilya. Masuk langsung ke target-target pasar, perbanyak kerja sama dengan para pedagan/toko yang berhubungan dengan produk tersebut. Karena saya rasa mereka lebih ”Jago Jualan” di banding kita. Serahkan kepada ahlinya jualan. Berikan mereka keuntungan yang baik. Jadi kita sama-sama untung. Yang perlu dilanjutkan adalah produksi brosurnya. Kalau aktifitas promosi yang lainnya nunngu sampai budgetnya melimpah dulu.
Oke .... Semoga Sukses.
PURWANTO